Minggu, 15 November 2015

Si Penggoda Datang



Si Penggoda Datang

Gadis lima belas juta
Ya.. sudah lama aku tak mendengar kata-kata itu
Kesibukanku dengan tugas akhir dan perintilannya semakin menjauhkan ku dari kata-kata itu
Kalaupun terdengar, kupingku seolah memiliki filter otomatis
Kelulusan dan pekerjaan baruku pun membuatku semakin terjauh dari teman-teman
Ya, setelah lulus aku tidak menunggu waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan
Tapi jujur, pekerjaan mengubah hidupku
Hidup seperti zombi, dan tak melihat matahari sungguh melelahkan
Akhir minggu ku pun lebih banyak kuhabiskan di tempat tidur
Tiga bulan aku bertahan dengan kehidupan zombiku
Hingga akhirnya aku mengajukan surat resign pada atasanku
Aku sedih kehilangan pekerjaanku, tapi ada perasaan lega terselip di hatiku
Dan aku semakin menyadari bahwa pintu rezeki Allah tidak hanya datang dari satu pintu
Terlepas dari pekerjaan lamaku,
Aku mendapat kepercayaan menjadi bagian dari sebuah tim penelitian
Memang tidak tetap, tapi aku merasa lebih hidup disana
Terlebih teman-teman tim ku beberapa berasal dari jurusan yang sama denganku
Jadi aku tidak perlu sulit beradaptasi dengan tim ini
Dan ternyata si ‘artis kampus’ yang dulu sempat menggodaku juga ada disana
Bagiku hal itu tidak masalah, godaannya pun juga sudah kulupakan
Mungkin itu sudah hampir setahun berlalu,
Dan saat ini paling tidak aku dengannya tak secanggung dulu
Tapi ternyata sikap usilnya masih sama seperti dulu
Dia membajak telepon genggamku untuk menggodanya
Seolah aku lah yang menggodanya disini
Aku kesal, tapi tak sekesal saat dia menawarku lima belas juta
Mungkin usia ku yang bertambah membuatku lebih menerima orang lain
Ya.. biarlah, toh aku hanya perlu bersabar sampai penelitian ini berakhir
Lagian itu hanya godaan-godaan kecilnya, masih banyak hal yang membuatku bahagia disini
Teman-temanku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar